Monthly Archives: June 2018

SEMINAR REVOLUSI AGRIBISNIS MINYAK KELAPA SAWIT

Pertumbuhan industri minyak sawit dunia khususnya di Indonesia dan Malaysia yang spektakuler dikatakan sebagai revolusi minyak sawit.  Revolusi minyak sawit sendiri ditandai dengan perubahan pasar minyak nabati dunia dimana pertumbuhan pangsa minyak sawit meningkat cepat dan menggeser dominasi minyak kedelai yang berkuasa lebih dari 100 tahun. Pangsa minyak sawit meningkat dari 22 persen (1965) menjadi 40 persen (2016), sedangkan pangsa minyak kedelai turun dari 59 persen menjadi 33 persen pada periode yang sama (PASPI, 2017).

Revolusi agribisnis minyak sawit Indonesia membawa sejumlah tantangan baik saat ini maupun ke depan. Pertama, hadirnya agribisnis minyak sawit Indonesia sebagai aktor penting dalam pasar minyak nabati dunia tampaknya menimbulkan “guncangan” bagi negara-negara produsen minyak nabati . Kedua, berkembangnya industri sawit nasional menjadi suatu sistem agribisnis global memerlukan perubahan paradigma, cara dan organisasi pengelolaan pembangunan. Ketiga, bagaimana industrialisasi sistem agribisnis minyak sawit yang berkelanjutan ke depan baik berkelanjutan secara ekonomi, sosial maupun ekologis. Keempat, pengelolaan kemitraan sawit rakyat-korporasi sehamparan. Bagaimana pengelolaan kemitraan sawit rakyat-korporasi sehamparan dikaitkan dengan industrialisasi agribisnis sawit ke depan.

Untuk mendiskusikan hal-hal tersebut maka pada tanggal 15 Mei 2018, PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic  Policy Institute) bekerja sama dengan PS Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Lampung melaksanakan seminar dengan topik Revolusi Agribisnis Minyak Sawit Indonesia dan Tantangan Persaingan Minyak Nabati Global yang bertempat di Aula Fakultas Pertanian Unila.

Seminar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.S. dan dihadiri oleh Wakil Dekan 2 dan 3 FP Unila, Ketua PS Magsiter Agribisnis, Dosen di Lingkungan FP unila dan juga mahasiswa program Doktor dan Magister Unila. Sebagai keynote speaker adalah Direktur PASPI Dr. Ir. Tungkot Sipayung. Pada acara tersebut, Point-point yang disampaikan oleh narasumber  terkait dengan:  evolusi pengembangan pola kemitraan dalam pembangunan, perkebunan kelapa sawit dari daerah terbelakang/ terisolasi (ghost town/ degraded land) di kawasan pedesaan, evolusi koordinasi/integrasi rantai pasok minyak sawit, konsumen akhir industri hilir mulai dari refinery, tanki timbun, CPO, PKS (CPO MILL), perkebunan kelapa sawit, pembibitan, dan agrokimia.

Selanjutnya lebih jauh narasumber juga menyampaikan wujud dari revolusi sawit sebagai berikut:

  1. Luas perkebunan kelapa sawit indonesia meningkat dari 300 ribu hektar menjadi 14 juta hektar atau meningkat rata-rata 11 persen pertahun
  2. Pangsa kebun sawit rakyat dalam perkebunan kelapa sawit nasional semakin meningkat
  3. Produksi minyak sawit (CPO) Indonesia meningkat dari 0.72 juta ton (1980) menjadi 42 juta ton (2017) atau meningkat rata-rata 12 persen per tahun
  4. Kebun sawit menjadi sistem agribisnis global
  5. Sentra kebun sawit berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru (agropolitan vs growth pole)
  6. Ekspor minyak sawit membuat surplus neraca perdagangan non migas
  7. Industri minyak sawit indonesia melampaui minyak sawit malaysia sejak tahun 2006
  8. Indonesia menjadi raja minyak sawit dunia, pangsa indonesia naik 15 persen (1980) menjadi 58 persen (2017) dari produksi minyak sawit dunia
  9. Minyak sawit menjadi minyak nabati utama dunia, Sejak tahun 2006 minyak sawit menggeser Posisi minyak kedelai dunia

Selain narasumber utama juga ada beberapa narasumber yang menyampaikan hasil-hasil penelitian sawit dibagi berdasarkan beberapa aspek yaitu: Aspek sosial ekonomi disampaikan Oleh Dr. Hanung Ismono dan Dr. M Irfan Affandi; Aspek industri dan lingkungan oleh Prof. Udin Hasanuddin dan Dr. Agus Haryanto; Aspek teknologi dan budidaya oleh Prof Kukuh Setiawan dan Dr. Rusdi Evizal; Aspek koordinasi antar stakeholder oleh Prof Wan Abbas Zakaria dan Balitbang Provinsi. Pemaparan hasil-hasil penelitian oleh narasumber dipandu dengan sangat baik oleh Dr. Teguh Endaryanto sehingga diskusi menjadi lebih menarik.

PSAP DAN MATRIKULASI SEMESTER GENAP 2017/2018

Pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 ini PS Magister Agribisnis menerima mahasiswa baru berjumlah 5 orang. Bagi mahasiswa baru diadakan kegiatan pengenalan sistem akademik dan perkuliahan (PSAP) yang bertujuan mengenalkan mahasiswa dengan lingkungan dan juga sistem akademik di tingkat universitas dan juga program studi.

Kegiatan PSAP pada tingkat PS Magister Agribisnis dibuka oleh Ketua Jurusan Agribisnis Dr. Ir. F.E. Prasmatiwi, M.P. Hadir pada acara tersebut ketua PS Magister Agribisnis Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. dan Tim Penjamin Mutu PS (TPMPS) Lina Marlina, S.P., M.Si. Ketua jurusan pada kegiatan tersebut memberikan motivasi agar perkuliahan dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu.

Selain mengikuti PSAP, setiap mahasiswa baru pada PS Magister Agribisnis diwajibkan mengikuti Program Matrikulasi dengan tujuan menyamakan pemahaman khususnya bagi mahasiswa yang tidak memiliki latar belakang agribisnis atau sosial ekonomi pertanian. Materi yang disampaikan meliputi Bahasa Inggris, Matematika Ekonomi, Ekonomi Umum dan Sistem Agribisnis. Lulus atau tidaknya mahasiswa pada program matrikulasi dilihat dari jumlah kehadiran.

Kegiatan matrikulasi untuk semester genap tahun ajaran 2017/2018 dilaksanakan selama 2 minggu pada bulan Februari 2018. Dosen pengajar untuk Mata Kuliah (MK) Bahasa Inggris adalah Dr. Zainal Abidin dan Dr. Yaktiworo Indriani, dan untuk MK Matematika Ekonomi Dr Hanung Ismono dan Dr. Teguh Endaryanto. Selanjutnya MK Ekonomi Umum disampaikan oleh Dr. Dwi Haryono dan Dr. F.E. Prasmatiwi. Sedangkan MK Sistem Agribisnis diberikan oleh Dr. Dyah Aring dan Dr. Sudarma Widjaya.

SHOPPING LITERATURE

Literatur atau pustaka merupakan hal penting dalam suatu karya tulis ilmiah.  Pustaka yang baik menunjukkan kualitas dari sebuah tulisan ilmiah. Tanpa pustaka yang baik sulit bagi sebuah karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan pada jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional.  Mengingat pentingnya sebuah pustaka dalam artikel ilmiah khususnya dalam sebuah tesis sehingga pada hari sabtu tanggal 24 Februari 2018 diadakannya kegiatan bagaimana mencari pustaka yang baik dan tepat atau shopping literature bagi mahasiswa PS Magister Agribisnis.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PS Magister Agribisnis yang sedang menulis tesis dan juga mengambil mata kuliah metode penelitian. Sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Muhammad Ibnu, Ph.D. Beliau merupakan doktor lulusan Belanda yang telah memiliki pengalaman dalam menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal terindeks scopus. Narasumber pada kesempatan awal berbagi pengalaman bagaimana beliau menyelesaikan studinya di luar negeri khususnya mengenai cara menulis artikel yang menarik dan dapat diterima di jurnal bereputasi internasional.

Selanjutnya, bagian inti kegiatan ini adalah cara mencari pustaka untuk keperluan penulisan artikel ilmiah. Narasumber memfokuskan materi mengenai (1) tujuan/fungsi pencarian literatur, (2) struktur literatur akademik, (3) strategi pencarian, dan (4) review literatur.  Inti dari shopping literature adalah tidak ada lagi cara selain mencari, mencari, mencari, dan baca, baca dan baca.

PERCEPATAN PENYELESAIAN TESIS

Hari Sabtu tanggal 10 Februari 2018 telah diadakan Kegiatan Percepatan Penyelesaian Tesis bagi mahasiswa PS Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Unila. Kegiatan dibuka secara resmi oleh ketua PS Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. Pada kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber adalah Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S. dan Dr. Teguh Endaryanto, S.P., M.Si dan Tim Penjamin Mutu Program Studi (TPMPS) Lina Marlina, S.P., M.Si.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempersingkat masa studi bagi mahasiswa PS Magister Agribisnis. Berdasarkan hasil monitoring evaluasi yang dilaksanakan oleh LP3M Unila kendala utama yang dihadapi mahasiswa pascasarjana adalah menyelesaikan tesis dalam waktu singkat (enam hingga dua belas bulan). Kendala yang dihadapi pada umumnya mengenai penentuan topik penelitian, pengolahan dan pengujian data hasil penelitian,  dan juga motivasi yang rendah dari mahasiswa karena terhalang kesibukan pekerjaan di unit kerja masing-masing.

Pada kesempatan ini mahasiswa diminta untuk menjelaskan kendala-kendala dalam penyelesaian tesis dan selanjutnya narasumber memberikan penjelasan mengenai pentingnya menyelesaikan tesis dalam waktu singkat. Hal ini berkaitan erat dengan penilaian kinerja dari program studi karena semakin lama masa studi mahasiswa berarti kinerja program studi menjadi rendah. Narasumber juga memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mahasiswa sehingga mereka memiliki motivasi kembali untuk menyelesaikan tesis tepat waktu

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.