SEMINAR REVOLUSI AGRIBISNIS MINYAK KELAPA SAWIT

Pertumbuhan industri minyak sawit dunia khususnya di Indonesia dan Malaysia yang spektakuler dikatakan sebagai revolusi minyak sawit.  Revolusi minyak sawit sendiri ditandai dengan perubahan pasar minyak nabati dunia dimana pertumbuhan pangsa minyak sawit meningkat cepat dan menggeser dominasi minyak kedelai yang berkuasa lebih dari 100 tahun. Pangsa minyak sawit meningkat dari 22 persen (1965) menjadi 40 persen (2016), sedangkan pangsa minyak kedelai turun dari 59 persen menjadi 33 persen pada periode yang sama (PASPI, 2017).

Revolusi agribisnis minyak sawit Indonesia membawa sejumlah tantangan baik saat ini maupun ke depan. Pertama, hadirnya agribisnis minyak sawit Indonesia sebagai aktor penting dalam pasar minyak nabati dunia tampaknya menimbulkan “guncangan” bagi negara-negara produsen minyak nabati . Kedua, berkembangnya industri sawit nasional menjadi suatu sistem agribisnis global memerlukan perubahan paradigma, cara dan organisasi pengelolaan pembangunan. Ketiga, bagaimana industrialisasi sistem agribisnis minyak sawit yang berkelanjutan ke depan baik berkelanjutan secara ekonomi, sosial maupun ekologis. Keempat, pengelolaan kemitraan sawit rakyat-korporasi sehamparan. Bagaimana pengelolaan kemitraan sawit rakyat-korporasi sehamparan dikaitkan dengan industrialisasi agribisnis sawit ke depan.

Untuk mendiskusikan hal-hal tersebut maka pada tanggal 15 Mei 2018, PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic  Policy Institute) bekerja sama dengan PS Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Lampung melaksanakan seminar dengan topik Revolusi Agribisnis Minyak Sawit Indonesia dan Tantangan Persaingan Minyak Nabati Global yang bertempat di Aula Fakultas Pertanian Unila.

Seminar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.S. dan dihadiri oleh Wakil Dekan 2 dan 3 FP Unila, Ketua PS Magsiter Agribisnis, Dosen di Lingkungan FP unila dan juga mahasiswa program Doktor dan Magister Unila. Sebagai keynote speaker adalah Direktur PASPI Dr. Ir. Tungkot Sipayung. Pada acara tersebut, Point-point yang disampaikan oleh narasumber  terkait dengan:  evolusi pengembangan pola kemitraan dalam pembangunan, perkebunan kelapa sawit dari daerah terbelakang/ terisolasi (ghost town/ degraded land) di kawasan pedesaan, evolusi koordinasi/integrasi rantai pasok minyak sawit, konsumen akhir industri hilir mulai dari refinery, tanki timbun, CPO, PKS (CPO MILL), perkebunan kelapa sawit, pembibitan, dan agrokimia.

Selanjutnya lebih jauh narasumber juga menyampaikan wujud dari revolusi sawit sebagai berikut:

  1. Luas perkebunan kelapa sawit indonesia meningkat dari 300 ribu hektar menjadi 14 juta hektar atau meningkat rata-rata 11 persen pertahun
  2. Pangsa kebun sawit rakyat dalam perkebunan kelapa sawit nasional semakin meningkat
  3. Produksi minyak sawit (CPO) Indonesia meningkat dari 0.72 juta ton (1980) menjadi 42 juta ton (2017) atau meningkat rata-rata 12 persen per tahun
  4. Kebun sawit menjadi sistem agribisnis global
  5. Sentra kebun sawit berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru (agropolitan vs growth pole)
  6. Ekspor minyak sawit membuat surplus neraca perdagangan non migas
  7. Industri minyak sawit indonesia melampaui minyak sawit malaysia sejak tahun 2006
  8. Indonesia menjadi raja minyak sawit dunia, pangsa indonesia naik 15 persen (1980) menjadi 58 persen (2017) dari produksi minyak sawit dunia
  9. Minyak sawit menjadi minyak nabati utama dunia, Sejak tahun 2006 minyak sawit menggeser Posisi minyak kedelai dunia

Selain narasumber utama juga ada beberapa narasumber yang menyampaikan hasil-hasil penelitian sawit dibagi berdasarkan beberapa aspek yaitu: Aspek sosial ekonomi disampaikan Oleh Dr. Hanung Ismono dan Dr. M Irfan Affandi; Aspek industri dan lingkungan oleh Prof. Udin Hasanuddin dan Dr. Agus Haryanto; Aspek teknologi dan budidaya oleh Prof Kukuh Setiawan dan Dr. Rusdi Evizal; Aspek koordinasi antar stakeholder oleh Prof Wan Abbas Zakaria dan Balitbang Provinsi. Pemaparan hasil-hasil penelitian oleh narasumber dipandu dengan sangat baik oleh Dr. Teguh Endaryanto sehingga diskusi menjadi lebih menarik.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.